3 Instansi di Kabupaten Kuningan Berikan Apresiasi untuk FPSH HAM

3 Instansi di Kabupaten Kuningan Berikan Apresiasi untuk FPSH HAM

KUNINGAN - Forum Pelajar Sadar Hukum dan HAM beserta Tim Pembinaan Kesadaran Hukum dan HAM Provinsi Jawa Barat terus melakukan audiensi ke berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat.

Pada Rabu (21/10/2020), FPSH HAM Jawa Barat dan tim melakukan audiensi ke Kabupaten Kuningan. Pertama yang dikunjungi adalah Bagian Hukum Kabupaten Cirebon yang diterima langsung oleh kabagnya.

Apresiasi dan sambutan baik diberikan oleh pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Kepala Bagian Hukum Kabupaten Kuningan. Ia juga meminta forum ini terus dilanjutkan dan dengan adanya perhatian pemerintah dapat memunculkan stimulan beasiswa bagi kader-kader hukum.

"Adik adik semua yang FPSH HAM Kabupaten Kuningan tetap semangat, taat beribadah, bantu pemerintah dalam menyebarkan kebaikan undang-undang khususnya terkait dengan HAM. Permintaan kami kepada pemerintah setidaknya adik-adik ini ada peranan dari pemerintah untuk mendapatkan beasiswa mereka para kader-kader hukum untuk di sekolahkan di Fakultas hukum daerah setempat," katanya.

"Kami dari pemerintah Kabupaten Kuningan sangat mengapresiasi, menyambut baik terkait dengan peran serta para pemuda, karena melalui pemuda Indonesia akan maju, Jawa Barat juara," tutup dia.

Selanjutnya audiensi kedua ke Lembaga Pemasyarakatan Kuningan. FPSH HAM dan tim diterima oleh Kepala Lapas Kuningan dan disambut dengan baik.

Menurut Ketua FPSH HAM Jawa Barat, Kepala Lapas Kuningan sangat mengapresiasi FPSH HAM sebagai kader pembinaan kesadaran hukum dan HAM. "Mereka juga mau berkolaborasi," kata Nandi.

Selain itu, apresiasi juga diberikan oleh BNN Kabupaten Kuningan. Pihaknya siap berkolaborasi dalam program Desa Bersinar (Bersih Narkoba).

"Saya sangat beruntung sekali. Dengan duta hukum ini bisa membantu kami dan mengakses lebih dalam lagi. Harapannya FPSH HAM bisa terus berkontribusi dan bersinergi dengan BNN untuk menyelamatkan generasi dan NKRI kita terutama dari penyalahgunaan narkoba," pungkas Kepala BNN Kabupaten Kuningan. (red/fpsh)

One Response

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *