Buku yang Terlupakan Pandemi Influenza 1918 di Hindia Belanda.

Buku yang Terlupakan Pandemi Influenza 1918 di Hindia Belanda.

Opini

Oleh: Hendra adi pratama

Menurut saya melihat fenomena yang terjadi di dunia terkhusus di Indonesia dalam meghadapi wabah Covid-19, secara historis Indonesia ketika menghadapi wabah virus terjadi ketika di masa Hindia Belanda, yakni wabah pandemi Influenza yang terjadi pada tahun 1918 juga terjadi menjangkiti banyak negara di belahan bumi lainnya. Pada saar itu kondisi teknologi belum secanggih sekarang, virus Influenza tersebut dapat menyebar dengan sangat cepat dan para sejarawan menyepakati bahwa data korban yang meninggal akibat virus ini yaitu 20-50 juta orang.

Meskipun dalam penelitian tersebut dikatakan bahwa pada tahun itu di mana teknologi belum secanggih sekarang, maka pendataan untuk jumlah korban sebenarnya bisa saja lebih banyak dari itu karena memang terdapat beberapa versi perihal jumlah korban yang meninggal tersebut. Virus Influenza ini dikatakan memiliki masa inkubasi tidak lebih dari 3 hari. Sehingga penyebaran dari virus ini sangat cepat meskipun tidak semua yang terjangkit virus ini akan meninggal karena kembali lagi pada kekebalan tubuh orang tersebut.

Namun, sejarah mencatat bahwa pandemi Influenza pada tahun 1918 ini merupakan wabah penyakit terparah yang pernah terjadi. Melihat fenomena yang sekarang terjadi yaitu pandemi Covid 19. Benar adanya bahwa selalu ada yang namanya perulangan peristiwa, termasuk perulangan kemunculan wabah penyakit seperti pandemi Covid-19 ini. Wabah penyakit virus corona ini pun menjangkiti banyak negara di dunia dan telah terjadi ratusan ribu kasus dari seluruh dunia tentang Covid-19 ini.

Kemudian apabila melihat dari pembelajaran kelas filsafat sebelumnya, yakni Manicheanisme tentang ajaran filsafat Persia tentang alam, bisa menjadi suatu peringatan adanya virus covid 19 terhadap manusia yang telah lupa bentuk peduli dan melestarikan alam. Namun, yang paling penting sekarang adalah bagaimana bentuk upaya, dukungan kita secara individu untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 ini di Indonesia. Bahwa untuk menaggulangi ini perlu peran dari masyarakat juga salah satu nya dengan mematuhi himbauan dan aturan yang pemerintah tetapkan.

Untuk itu, mari kita menjaga diri dan kesehatan serta mendukung arahan pemerintah seperti stay #dirumahaja.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *