Di Balik Hari Pendidikan Nasional

Di Balik Hari Pendidikan Nasional

Satu abad lebih tepatnya 131 tahun silam telah lahir tokoh yang sangat berjasa dalam dunia pendidikan. Ia adalah orang yang berani menantang kebijakan pendidikan pemerintah Hindia Belanda pada saat itu, yang hanya orang-orang kelahiran belanda atau orang kaya yang bisa mengenyam pendidikan.

Kritikan terhadap kebijakannya membuat ia diasingkan ke luar negeri. Kemudian mendirikan Taman Siswa selepas kembali ke tanah air. Ia pun diangkat menjadi Menteri Pendidikan selepas kemerdekaan Indonesia.

Tut Wuri Handayani yang memiliki arti di belakang memberi dorongan. Inilah menjadi semboyan pendidikan hingga saat in.

Siapakah dia?

Namanya adalah Ki Hajar Dewantara, tokoh bangsa yang telah memberikan cahaya dalam dunia pendidikan. Ia bagaikan sinar yang menyinari lini pendidikan. Ia telah berani memperjuangan hak-hak rakyat Indonesia untuk mengenyam pendikan.

Dengan nama lengkap Raden Mas Soewardi Soerjaningrat, Ki Hajar Dewantara lahir di Kadipaten Pakualaman, Yogyakarta pada 2 Mei 1889. Kemudian, ia wafat pada 26 April 1959.

Selama 70 tahun ia telah banyak berkontribusi dalam dunia pendidikan. Selain ditetapkannya sebagai pahlawan nasional, tanggal lahir Ki Hajar Dewantara juga ditetapkan sebagai Hari Pendidikan Nasional yang ditetapkan dalam Keputusan Presiden Repbulik Indonesia No. 316 Tahun 1959 pada 16 Desember 1959.

Kita harus bersyukur kepada-Nya. Berkat jasa Ki Hajar Dewantara dan izin-Nya, dunia pendidikan di Indonesia dari tahun ke tahun terus mengalami pembaharuan guna menyesuaikan perkembangan zaman. Para pejuang pendidikan telah mendorong untuk memberikan pendidikan yang terbaik untuk anak-anak bangsa.

Hari Pendidikan Nasional bukanlah hanya sekadar hari yang diperingati saja, tetapi kita harus belajar dari perjuangan tokoh bangsa, seperti Ki Hajar Dewantara. Kita harus menjadi Ki Hajar Dewantara selanjutnya yang terus berjuang untuk pendidikan Indonesia.

Banyak cara untuk berkontribusi dalam dunia pendidikan. Tidak harus menjadi seorang guru. Kita bisa dengan cara kita. Inovasi pendidikan bisa kita berikan untuk Indonesia.

Mari kita belajar dari perjuangan pahlawan pendidikan. Mari kita berinovasi untuk kemajuan pendidikan Indonesia.

Selamat Hari Pendidikan Nasional 2020

Bogor, 2 Mei 2020

Muhamad Husni Tamami

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *