FPSH HAM dan GMD Pelopori Gerakan Mengajar Back To Desa

FPSH HAM dan GMD Pelopori Gerakan Mengajar Back To Desa

BANDUNG - Dengan kolaborasi lebih dari 1000 pelajar se-Jawa Barat, Forum Pelajar Sadar Hukum-HAM dan Gerakan Mengajar Desa pada Sabtu (14/3) menggelar First Gathering 2.0 Gerakan Mengajar Desa dengan melibatkan pelajar se-Jawa Barat yang akan mengajar ke desa. Acara ini digelar di aula Ki Hajar Dewantara, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan diikuti relawan perwakilan dari seluruh kabupaten/kota se Jawa Barat.

Gerakan ini awalnya digagas di Cianjur oleh Gardian Muhammad dengan dengan alasan karena Kabupaten Cianjur mempunyai Indeks Pembangunan Manusia yang paling terendah di Jawa Barat dari 27 kabupaten/kota yang ada.

Hasbullah Fudail, Kabid HAM Kanwil Kemenkum Jawa Barat selaku pembina FPSH-HAM Jawa Barat sangat mengapresiasi kreativitas dan inovasi yang dilakukan oleh para pelajar se- Jawa Barat untuk membangun pendidikan di pedesaan Jawa Barat.

Menurutnya, kondisi desa saat ini identitik dengan kemismikinan, ketertinggalan sarana dan prasarana, derajat kesehatan, dan lain-lain.

"Jadi pilihan Gerakan Membaca Desa dengan tujuan utama membangun pendidikan khususnya di Sekolah Dasar di desa yang sangat kekurangan guru adalah pilihan cerdas selain tentunya untuk merasakan bagaimana mendapat pengalaman langsung hidup dengan masyarakat," ujarnya, Sabtu (14/3).

Ia pun berharap gerakan ini menjadi inspirasi banyak kalangan untuk go back to desa setelah sukses dalam pendidikan.

Sebelum acara digelar, panitia First Gathering melakukan pengecekan suhu tubuh serta kampanye hidup sehat cegah Corona. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang diinginkan karena mengingat kasus virus Covid 19 (Corona) ini terus meningkat di Indonesia. (red/has/fpsh).

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *