Ikhtiar Cegah Covid-19, FPSH HAM Ciamis Bagikan Masker Gratis

Ikhtiar Cegah Covid-19, FPSH HAM Ciamis Bagikan Masker Gratis

CIAMIS - Forum Pelajar Sadar Hukum dan Hak Asasi Manusia (FPSH HAM) Kabupaten Ciamis selenggarakan kegiatan Pasagi Jabar (Pelajar Saling Berbagi) dalam rangka upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Ciamis, Selasa (21/4).

Sebanyak 150 masker kain dibagikan kepada masyarakat Kawali dan Lumbung.

Ketua FPSH HAM Kabupaten Ciamis, Ripa Aditia mengatakan, kegiatan ini berawal dari keprihatinan kepada masyarakat yang belum maksimal menggunakan masker selama berkegiatan di luar rumah.

Sasaran utama kegiatan ini adalah lansia, pedagang, dan ojek.

“Kami pilih berkegiatan di sini mengingat masyarakat masih tidak menggunakan masker. Padahal kami lihat infografis Humas Ciamis Kawali dan Lumbung di kelilingi wiayah yang positif RDT, bahkan banyak ODP," kata Ripa.

Kegiatan ini dimaksudkan agar masyarakat dapat peduli dan senantiasa menggunakan masker sesuai dengan arahan pemerintah. Masyarakat menyambut baik pembagian masker ini.

"Kami berharap bukan hanya hari ini saja, kami sudah membuka donasi, mudah-mudahan bisa berlanjut, baik itu pembagian masker atau sembako," lanjutnya.

Sejalan dengan langkah FPSH HAM Kabupaten Ciamis, Ketua FPSH HAM Jawa Barat, Nandi menuturkan bahwa FPSH HAM Jawa Barat telah melauncing gerakan Pasagi (Pelajar Saling Berbagi) dengan tujuan membantu mencegah, membatu warga terdampak dan membangkitkan pasca Covid-19.

"Pasagi adalah inovasi terbaru. Kami ajak semua pelajar untuk berbagi, trend positif dari kalangan pelajar itu kecil bahkan tidak ada,untuk itu kami Kami lihat potensi kebaikan dari pelajar untuk membantu, teman-teman di 27 Kabupaten/Kota kompak melaksanakannya," terangnya.

Selain kegiatan pembagian masker, FPSH HAM Kabupaten Ciamis berencana untuk membagikan sembako dan terus kampanye pencegahan Covid-19 di media sosial dan langsung dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Lebih jauh lagi, Ciamis masih berada di Zona Hijau Covid-19, diharapkan masyarakat tetap mendengarkan arahan pemerintah, di kesempatan yang sama Ripa menyampaikan agar warga Ciamis tidak mudik terlebih dari Transmisi Lokal.

“Kami juga menghimbau kepada yang berada di Transmisi Lokal agar tetap sabar menunggu Covid-19 berakhir, baru bisa mudik, terlanjur maka lakukan Isolasi Mandiri," pungkas Asep Intan. (red/rinda/fpsh)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *