MoU FPSH HAM Jabar dengan GMD Upaya Tingkatkan Indeks Pendidikan

MoU FPSH HAM Jabar dengan GMD Upaya Tingkatkan Indeks Pendidikan

BANDUNG - Forum Pelajar Sadar Hukum dan HAM (FPSH HAM) Provinsi Jawa menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) sekaligus penandatanganan MoU bersama Gerakan Mengajar Desa (GMD) dalam rangka meningkatkan indeks pembangunan manusia dalam bidang pendidikan, Senin (13/1).

Rakor tersebut dihadiri oleh Ketua FPSH HAM Jawa Barat Nandi, Ketua Tim Satgas Akselerasi Kolaborasi Inovasi dan Karya FPSH HAM Jawa Barat Muhammad Ilman, Ketua Bidang Litbang FPSH HAM Jawa Barat Doni Fajar Ramadhan, dan pengurus FPSH HAM Jawa Barat. Sementara Gardian Muhammad, Rudi, Siti, Fatimah, dan Agustian juga hadir dalam rakor tersebut mewakili Gerakan Mengajar Desa.

"Ini bentuk kerja sama yang baik. Kita akan jadikan ini sebagai role model pemuda Jawa Barat dalam bersinergi. Untuk itu, saya mengajak Duta Hukum dan HAM/ pengurus FPSH HAM untuk bisa gabung menyukseskan kegiatan kolaborasi yang akan dilaksanakan," kata Nandi di Sekretariat FPSH HAM Jawa Barat, Senin (13/1).

Gerakan Mengajar Desa tersebut terinspirasi dari kondisi rendahnya indeks pendidikan di wilayah Cianjur. Rencananya kegiatan ini akan disosialisasikan di 27 kabupaten/ kota di Jawa Barat serta mengajak para Duta Hukum dan HAM untuk menjadi volunter. Pendaftaran kegiatan ini akan dilaksanakan pada 23 Januari - 10 Februari 2020.

"Tentu ini sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi kami dari Gerakan Mengajar Desa untuk sama-sama berkolaborasi bersama FPSH HAM Jawa Barat dalam upaya melunasi janji kemerdekaan, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa," tutur pendiri Gerakan Mengajar Desa, Gardian Muhammad.

Gardian berharap, semoga dengan ditandatanganinya nota kesepahaman ini dapat menjadi langkah awal dalam membuat gebrakan untuk pendidikan di Jawa Barat.

"Sukses terus untuk FPSH HAM Jawa Barat," tutupnya. (red/fpsh)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *