Satu Pekan Setelah Audiensi, Pjs. Bupati Indramayu Kukuhkan FPSH HAM

Satu Pekan Setelah Audiensi, Pjs. Bupati Indramayu Kukuhkan FPSH HAM

INDRAMAYU - Setelah satu pekan FPSH HAM Jawa Barat audiensi ke Pemerintah Kabupaten Indramayu, FPSH HAM Kabupaten Indramayu resmi terbentuk dan dikukuhkan oleh Pjs. Bupati Indramayu Bambang Tirtoyuliono pada Selasa (24/11/2020). Pengukuhan tersebut dilaksanakan di pendopo Kabupaten Indramayu pada pukul 14.30 -15.30 WIB dan disiarkan melalui aplikasi Zoom.

Pjs. Bupati Indramayu itu mengukuhkan Satria Diva Perdana sebagai Ketua FPSH HAM Kabupaten Indramayu beserta jajaran pengurus lainnya. Pengukuhan itu disaksikan oleh Kabag Hukum, Kadisdik Indramayu, Kepala BNN Kota Cirebon, dan beberapa pengurus FPSH HAM kabupaten/kota yang berada di Jawa Barat melalui virtual zoom.

Bambang memberikan tanggapan positif serta menaruh harapan besar pada kinerja FPSH HAM Kabupaten Indramayu dalam memperbaiki kualitas hukum di lingkungannya masing-masing serta menjadi pelopor sadar hukum untuk generasi milennial.

"Oleh sebab itu, dengan adanya pengukuhan ini diharapkan Duta Hukum dan HAM Kabupaten Indramayu bisa menjadi garda terdepan sebagai agent of change (agen perubahan)," tuturnya.

Dari pantauan Pusinfo FPSH HAM Jawa Barat, pengukuhan FPSH HAM Kabupaten Indramayu menerapkan protokol kesehatan. Tampak pejabat, tamu undangan, dan peserta menggunakan masker dan menjaga jarak. Hal ini merupakan komitmen FPSH HAM dalam meminamilisir penyebaran Covid-19.

Sebelumnya, pada Selasa (18/11/2020) FPSH HAM beserta Tim Pembinaan Kesadaran Hukum dan HAM Provinsi Jawa Barat melakukan audiensi ke Pjs. Bupati Indramayu. Dalaam kesempatan itu juga dipaparkan perjalanan FPSH HAM Jawa Barat.

Pjs. Bupati Indramayu menilai keberadaan FPSH HAM diharapkan menjadi solusi ditengah berbagai persoalan yang timbul di kalangan generasi muda saat ini. FPSH HAM diharapkan juga menjadi tempat edukasi bagi sebaya dalam pencegahan Covid-19 saat ini.

"Anggota FPSH HAM harus miliki empati yang tinggi dengan sebayanya," kata Bambang, Selasa (18/11/2020).

Ketua FPSH HAM Jawa Barat, Nandi menjelaskan, forum ini memang baru dikenal oleh pelajar, institiusi pemerintah atau non pemerintah maupun masyarakat. Namun, forum ini terus konsisten membuat karya dan inovasi terbaik guna meningkatkan kesadaran hukum dan HAM di kalangan pelajar.

“Adanya forum ini untuk meningkatkan kesadaran Hukum dan HAM, terutama di kalangan pelajar, sehingga terwujud penegakan, perlindungan, kemajuan, dan pemenuhan hukum dan HAM di daerah Provinsi Jawa Barat,” jelasnya.

Menurutnya, berbagai cara telah dilakukan oleh forum ini, mulai dari memanfaatkan teknologi masa kini, media sosial, maupun aksi nyata yang dilakukan di lapangan. (fpsh)

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *