Setelah Majalengka, Kini Pemkot Bogor Kukuhkan FPSH HAM

Setelah Majalengka, Kini Pemkot Bogor Kukuhkan FPSH HAM

BOGOR - Setelah pemeritah Kabupaten Majelngka, Pemerintah Kota Bogor juga ikut dukung Forum Pelajar Sadar Hukum dan HAM. Pasalnya, pada Jumat (25/10/2019), pemerintah Kota Bogor mengukuhkan Forum Pelajar Sadar Hukum dan Hak Asasi Manusia di daerah Kota Bogor. Selain itu, pemkot juga sekaligus penobatan Duta Hukum dan Hak Asasi Manusia, Jumat (25/10/2019).

Menurut Kepala Bagian Hukum dan HAM Kota Bogor, Alma menuturkan bahwa kegiatan ini berupa pengukuhan Forum Pelajar Sadar Hukum dan HAM Kota Bogor sebagai pelaksanaan dari keputusan Walikota Bogor Nomor 180.45-290 tahun 2019.

Sementara itu, asisten pemerintahan, Drs. Hanafi, M.Si. mengatakan bahwa upaya tersebut dimaksudkan untuk peningkatan dan pemahaman terhadap hukum dan hak asasi manusia.

"Ini juga sekaligus pengukuhan Forum Pelajar Sadar Hukum dan Hak Asasi Manusia," kata Hanafi di aula Paseban Sri Baduga.

Lanjut Hanafi, kegiatan tersebut melibatkan 22 perwakilan Sekolah Menengah Atas yang terdiri dari 49 orang pengurus FPSH HAM Kota Bogor.

Hanafi berharap, pemahaman pelajar yang tergabung dalam forum ini setelah dikukuhkan dapat dijalankan dengan baik. Dalam tindak tanduk keseharian di lingkungan sekolah dan keluarga diterapkan sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah.

“Jadikanlah Forum Pelajar Sadar Hukum dan HAM Kota Bogor sebagai wadah yang tepat untuk kesadaran hukum dan HAM di lingkungan Kota Bogor,” tandasnya

Usai pengukuhan FPSH HAM, kegiatan dilanjutkan dengan diseminasi peningkatan pemahaman terhadap hak asasi manusia, narasumber Kanwil Hukum dan HAM Jawa Barat, Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat wilayah II, dan Bagian Hukum dan HAM Kota Bogor.

Perlu diketahui bahwa sebelumnya pelajar Kota Bogor yang tergabung ke dalam FPSH HAM meraih juara 2 pada lomba Keluarga Sadar Hukum pada 24-25 September 2019 di Bandung.

"Bagi yang juara 2, terus ditingkatkan yang nantinya sebagai icon yang mampu menyuarakan bahwa Kota Bogor adalah Kota Toleransi," ucapnya.

Kabid HAM Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, Hasbullah Fudail merasa bersyukur karena Kota Bogor resmi dikukuhkan FPSH HAM nya.

"Alhamdulillah Rabbil A'lamin. Itulah kata yang paling pantas disampaikan atas perjuangan adik-adik pelajar SMA/SMK dan MA se-Kota Bogor serta dukungan dan bimbingan dari Bagian Hukum Sekretariat Pemerintah Kota Bogor. Akhirnya Jumat 25 Oktober 2019 bertempat di Sri Baduga Balaikota Bogor dilakukan pengukuhan Forum Pelajar Sadar Hukum dan HAM Kota Bogor sekaligus dirangkaikan dengan acara Desiminasi Hak Asasi Manusia," tulis Hasbullah Fudail seperti di halaman media sosial instagramnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemkot Bogor yang telah memfasilitasi dan mengukuhkan FPSH HAM Kota Bogor

Selanjutnya, Hasbullah menyampaikan rencana deklarasi Jawa Barat Tolak Radikalisme dan Lawan Hoaks di seluruh sekolah SMA /SMK dan MA di Jawa Barat pada hari Senin 9 Desember 2019 dalam rangkaian peringatan Hari HAM sedunia pada 10 Desember 2019 yang akan dipusatkan secara nasional di gedung Merdeka Asia Afrika Bandung .

"Semoga Jawa Barat selalu pasti Juara Lahir Batin. Aamiin," lanjutnya.

Pengukuhan Forum Pelajar Sadar Hukum dan HAM ini menjadi bagian dari serangkaian dari kegiatan pemerintah Provinsi Jawa Bara pada bulan Desember mendatang yang dipusatkan di Bandung.

Forum ini juga merupakan tindak lanjut dari keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 180/Kep. 1341-Disdik/2018 tentang Forum Pelajar Sadar Hukum dan Hak Asasi Manusia di Daerah Provinsi Jawa Barat. (MHT).

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *